Berita  

Bondowoso: Warkop Sriwilujeng harga secangkir Kopi 2000 rupiah.

IMG 20250809 WA0004

MBC INDONESIA

merdekabangsa.net – bondowoso.

Kisah Ibu Sriwilujeng (74 th) yang menbuka warung miliknya tak terasa sudah 40 tahun, tepatnya berada didepan gudang tua, (bekas bangunan Belanda ) yang saat ini ditempati pengusaha tembakau.

Latar belakang Sriwilujeng yang akrab disapa bude, Ia mulai berjualan di area gudang tersebut, berawal sejak suaminya meninggal, terdahulu menceritakan suaminya bekerja sebagai penjaga malam di gudang tua tersebut.

Tidak banyak dagangan yang dijual Bude diwarung miliknya, ia hanya berjualan nasi dilengkapi wedang kopi ditambah krupuk yang dibungkus plastik, terlihat membuat rame dimeja jualannya.

Warung Bude memberikan suguhan Masakan tradisional yang dikemas apik dengan pelengkap lauk pauk berupa tahu, tempe dibubuhi sayur bening menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggannya.

Pelanggan setia selalu hadir di warkop bude diantaranya para penarik becak, penjual gas melon keliling , sales keliling yang pakai sepeda motor, kuli bangunan dan pekerja gudang itu sendiri.

Menu makanan yang disuguhkan soal harga terbilang sangat murah dan tidak merogoh kocek yang dalam. Satu porsi makan dibandrol dengan harga Rp. 4000 rupiah/ piring nasi.

“Ini Terbilang warung super mewah, karena hampir semua warung di Bondowoso sudah tidak ditemukan lagi yang menjual wedang kopi satu Cangkir 2000 rupiah dengan nasi sepiring harganya hanya 4000”, kata Nawowi pekerja di gudang tua itu.

Yang menjadi pembeda dari cara meracik wedang kopinya, Bude membuat air wedang masih ala tradisional menggunakan tunggu dengan bahan bakar kayu.

Wedang kopi dengan olahan cara ini menimbulkan aroma khas harum kayunya dan sangat terasa saat kita menyeruput air kopinya.

“Tidak merasa rugi walau saya jual terbilang murah wedang kopi ini, Saya kasihan para tukang becak yang terkadang seharian tidak dapat muatan dan mereka ingin minum wedang kopi”. Ucap bude.

“Dapat sedikit laba tidak mengapa, sambil bersedekah karena dengan berjualan begini saya sudah merasa cukup”. tambahnya.

Bude juga mengatakan saat ini biji kopi harga Rp. 80.000/kg , lantas gula pasir 18.000/kg, jika dihitung tentu penghasilannya tipis, tetapi bude merasa puas, karena apapun jumlah hasil dari jualannya hanya dia nikmati sendiri, dikarenakan Anak anaknya sudah berumah tangga semua dan tidak bersamanya.

Bude merasa terhibur oleh pelanggannya yang setiap hari datang dengan bercerita tentang kehidupan mereka masing -masing, saling menceritakan penghasilannya.

Mereka yang datang disini merasakan kenikmatan tersendiri sambil menyeruput wedang kopi dan menghisap rokok kretek dalam – dalam, serta berkhayal mimpi sejuta pengharapan. (Xball/red).

Exit mobile version