MBC INDONESIA
merdekabangsa.net – bondowoso.
Kisah Sewaktu BBM langka di Bondowoso diceritakan Ibu Dadung penjual jamu asal solo yang tetap semangat.
Kesulitan dan kepanikan warga beberapa waktu lalu disaat semua SPBU mulai kehabisan stok BBM, Ibu Dadung penjual jamu asli solo menceritakan kisahnya, Pada sabtu siang (2/8/2025), di Taman bunga Gedung bioskop Presiden,
Ia kisahkan bagaimana perjuangan mencari BBM eceran hingga keluar kota, saat mendengar info bisa membeli BBM Jenis pertalite, meskipun menempuh perjalanan jauh ke Asembagus Kota Situbondo ditempuhnya, dan didapatkan Bensin eceran di kios harga capai Rp. 15.000/liter.
Sebelumnya dihari biasa (normal) beli di kios kios pengecer BBM eceran harga Rp.12.000/liter di kabupaten Bondowoso.
Sewaktu BBM Langka, “Mendengar ada pengecer di Asembagus, ia nekat pergi ke sana daripada jamu saya tidak terjual, agak mahal sedikit tidak masalah, yang penting pelanggan tidak kecewa”, Ucap Ibu Dadung
Saat mengisahkan pengalaman hidupnya membeli BBM eceran waktu itu ke Iqbal Tarkat Junior, Jurnalis Media MBC Indonesia.
“Perjuangan & Semangat Penjual Jamu mencari BBM eceran sampai di Asembagus Situbondo menjadikan Motivasi disaat kesulitan terjadi”.
Banyak memang kisah kisah masyarakat dari dampak keterlambatan pengiriman BBM ke SPBU di Wilayah Bondowoso.
Hal itu terjadi akibat dampak ditutupnya jalan Gumiter dari arah Jember menuju ke Banyuwangi atau sebaliknya.
Namun intinya, semua Masyarakat berharap kepada Pemerintah, agar kelangkaan BBM tidak terjadi lagi di kemudian hari. (Xball/red).
