Berita  

Era milenial membawa perubahan, Warga Ds.Bareng Sugihwaras ingat jatidiri pedesaan.

GridArt 20250802

MBC INDONESIA.

merdekabangsa.net – bojonegoro.

Era milenial telah membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Dulu, ikatan solidaritas dalam masyarakat pedesaan sangat kuat, dimana semangat gotong royong serta kebersamaan menjadi ciri khas dari jatidiri masyarakat desa.

Namun, pada saat ini, bentuk-bentuk ikatan solidaritas seperti itu semakin jarang kita temui. Salah satu contoh simbol dari jatidiri masyarakat pedesaan tempo dulu adalah semangat jiwa gotong royong yang turut membentuk kehidupan desa yang harmonis.

Gotong royong biasa dilakukan saat ada kegiatan seperti membangun rumah bersama, membersihkan lingkungan, atau merayakan tradisi-tradisi lokal.

Namun, dengan perkembangan zaman dan gaya hidup modern, semangat gotong royong ini kini semakin jarang terlihat.

Meskipun demikian, masih ada beberapa kegiatan yang mempertahankan semangat gotong royong di masyarakat pedesaan.

Salah satunya adalah kegiatan kerja bakti yang dilakukan oleh warga dusun Margosono RT 03 RW 01 Desa Bareng, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dalam kegiatan ini, warga desa bekerja sama untuk membersihkan lingkungan, memperbaiki infrastruktur desa, dan menjaga kebersihan desa.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, masyarakat desa dapat tetap merasakan kehangatan dan kebersamaan seperti zaman dulu.

Mereka saling membantu dan bekerja sama untuk kepentingan bersama tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Semangat gotong royong yang terjaga ini menjadi bukti bahwa meskipun zaman telah berubah, nilai-nilai kebersamaan masih tetap dijunjung tinggi oleh masyarakat pedesaan.

Dalam konteks globalisasi dan modernisasi yang terus berkembang, penting bagi masyarakat pedesaan untuk tetap mempertahankan dan menghidupkan kembali nilai-nilai tradisional seperti gotong royong.

Ikatan solidaritas dan semangat kebersamaan inilah yang akan membantu masyarakat pedesaan untuk tetap kuat dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dengan demikian, meskipun era milenial telah membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat pedesaan, nilai-nilai gotong royong dan solidaritas tetap dapat dihidupkan kembali melalui kegiatan-kegiatan seperti kerja bakti.

Masyarakat pedesaan perlu menyadari pentingnya mempertahankan warisan budaya dan tradisi agar kebersamaan dan keharmonisan dalam masyarakat pedesaan tetap terjaga. (Tim/red)

Exit mobile version