Berita  

Demi keluarga bangga jadi cleaning service jalan Tol Pasuruan ,di rest area 792.A.

IMG 20250718 WA0000

MBC IINDONESIA

merdekabangsa.net – pasuruan.

Sore nan begitu cerah 17 Juli 2025, suasana di sekitar rest area kilometer 792A ramai para pengendara mobil dari arah Surabaya,melepaskan penat disana.

Disela mobil parkir yang tertata rapi Yuni 20 tahun tanpa mempedulikan sekitar fokus pada area parkir yang jadi pekerjaannya setiap hari, untuk dijaga agar selalu bersih,”selepas tamat SMA saya melamar bekerja di tempat ini,

Selain dekat dengan rumah , saya juga sangat suka bekerja di lapangan walau sebagai tukang sapu”. kata Yuni mengawali cerita tentang pekerjaannya.

Usia Yuni tergolong muda,setamat SMA memutuskan melamar bekerja sebagai tukang sapu di parkir rest area 792.A, Gempol Pasuruan.

Hal ini jadi pilihannya , demi menjadi tulang punggung keluarganya. Karena dia anak pertama dari dua bersaudara sekaligus meringankan pekerjaan orang tuanya.

Begitu alasan Yuni,yang memutuskan bekerja, tidak seperti remaja putri yang lain, semestinya dimasa remajanya masih lebih suka nongkrong dipusat pusat pembelanjaan modern atau melanjutkan kuliah.

Untuk upah bekerjanya dia rasa cukup ,”Upah kerja saya di sini 4,8 juta sebulan . Standart UMR, yang berlaku di kabupaten Pasuruan “.kata Yuni, sambil memegang sapu lidinya.

Walau cita cita sejak kecil ingin jadi perawat, namun karena kondisi ekonomi orang tuanya dia rasa hanya cukup untuk kebutuhan hidup sehari hari, cita citanya itu dia hapus , dia bersihkan dari benaknya.

Seperti area parkir yang jadi tugas pokoknya, untuk selalu bersih dari kotoran makanan dan minuman.

“Tentunya agar para tamu yang datang di sini bisa senang dan merasa nyaman melepaskan penat setelah dari perjalanannya”, ucap Yuni mengakhiri obrolan sorenya.(Xball/red.)

Exit mobile version