Berita  

Tradisi Kirap Sedekah Bumi Kelurahan Sumbang Kota Bojonegoro & pagelaran wayang.

IMG 20250702 WA0046

MBC MERDEKABANGSA.NET Bojonegoro.

Sedekah Bumi Kelurahan Sumbang Kota Bojonegoro adalah sebuah tradisi yang memiliki makna mendalam dalam masyarakat setempat.

Pada hari Rabu, tanggal 2 Juli 2025, masyarakat Kelurahan Sumbang mengadakan acara Sedekah Bumi yang dimulai pukul 9 pagi.

Acara ini diawali dengan kirap perangkat kelurahan yang dipimpin oleh Bu Kades serta perangkat lainnya.

Dengan mengenakan pakaian tradisional layaknya punggawa keraton, mereka berjalan menuju makam Sumbang untuk memberikan penghormatan dan bersyukur atas hasil panen yang melimpah.

Kegiatan ini menjadi sarana untuk merayakan keberhasilan panen serta sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Masyarakat setempat percaya bahwa Sedekah Bumi adalah wujud rasa terima kasih atas segala rezeki yang diberikan.

Dalam acara tersebut, terdapat pagelaran wayang yang berlangsung hingga siang hari, menampilkan seni budaya yang menjadi akar tradisi masyarakat Jawa.

Pagelaran wayang ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pendidikan bagi generasi muda mengenai sejarah dan nilai-nilai adat.

Bu Lurah Kartini turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa, Babin Kamtibmas, serta seluruh warganya.

Sebagai pemimpin, beliau menghargai partisipasi aktif masyarakat dalam acara ini yang mencerminkan gotong royong dan kebersamaan.

Pesan yang disampaikan adalah pentingnya kesatuan serta kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta memajukan desa.

Bu Lurah berharap bahwa melalui acara ini, masyarakat Sumbang dapat lebih sejahtera di masa mendatang.

Sedekah Bumi bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat silaturahmi.

Meskipun berlandaskan pada tradisi, acara ini membawa nilai-nilai modern seperti kerja sama, rasa syukur, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Melalui tradisi Sedekah Bumi, masyarakat diajak untuk bersatu dalam merayakan keberhasilan sekaligus menyusun harapan untuk tahun-tahun mendatang.

Secara keseluruhan, Sedekah Bumi di Kelurahan Sumbang Kota Bojonegoro pada hari Rabu, tanggal 2 Juli 2025, mencerminkan kekuatan adat dan budaya yang tetap hidup di tengah modernitas.

Acara ini menjadi alat untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Sang Pencipta, memperkuat komunitas, serta menjaga tradisi agar tetap lestari.

Masyarakat berharap agar setiap tahun, acara Sedekah Bumi ini bisa terus dilaksanakan, memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua. (Kinasih/red)

Exit mobile version