
MBC INDONESIA
merdekabangsa.net – bojonegoro.
Sedekah bumi merupakan salah satu tradisi yang secara turun-temurun dilaksanakan oleh masyarakat Jawa sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas hasil pertanian dan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.
Dusun Pagak yang terletak di Desa Sugihwaras, Kecamatan Kepoh Baru, Bojonegoro, melaksanakan acara sedekah bumi yang dihadiri oleh Kepala Desa Bapak Bambang Surtejo, perangkat desa, serta seluruh warga masyarakat. Hari ini, Sabtu (1/11/2025).
Acara ini dilaksanakan di Sumur Gede, yang menjadi simbol penting bagi masyarakat setempat.
Sejak pagi, suasana di Sumur Gede sudah dipenuhi oleh warga yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Acara dimulai dari jam 08.00 hingga 12.00 dengan kegiatan tahlil dan kirim doa untuk para leluhur desa Sugihwaras.
Dalam tradisi Jawa, tahlil merupakan kegiatan memohon berkah dan keselamatan melalui lantunan doa bagi arwah yang telah mendahului.
Kegiatan ini menjadi momen yang sakral dan penting, di mana warga berkumpul untuk mengingat dan menghormati jasa-jasa para pendahulu yang telah meletakkan dasar bagi kehidupan masyarakat saat ini.
Setiap warga berperan aktif dengan membawa tumpeng dan berpartisipasi dalam membaca doa, menciptakan nuansa penuh kekhidmatan. Setelah kegiatan tahlil, acara dilanjutkan dengan seni Langen Tayub.
Langen Tayub adalah kesenian tradisional Jawa yang menggabungkan gerak tari dan musik, biasanya melibatkan penari dalam balutan busana tradisional.
Pagelaran seni ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya Jawa yang kian tergerus oleh zaman modern.
Dengan pertunjukan yang memukau, Langen Tayub membawa suasana keceriaan, menghidupkan kembali tradisi yang telah ada sejak lama dan memperkuat rasa kebersamaan di antara warga.Siang sampai malam, rangkaian acara masih berlanjut di rumah Kasun Bapak Fajar S. Pratama.
Melalui lanjutannya di rumah Kasun, warga dapat berkumpul dalam suasana yang lebih intim untuk merayakan kebersamaan dan berdiskusi mengenai harapan-harapan untuk masa depan desa.
Tradisi ini mengingatkan warga akan pentingnya solidaritas dan kerjasama dalam membangun komunitas yang lebih baik.
Diharapkan acara sedekah bumi ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi wahana untuk memperkuat tradisi dan keakraban masyarakat.
Kegiatan sedekah bumi Dusun Pagak pada 1 September 2025 merupakan contoh nyata bagaimana masyarakat lokal dapat menjaga dan melestarikan budaya mereka sambil tetap membuka peluang untuk interaksi dan komunikasi antar warga.
Melalui acara ini, tidak hanya hasil bumi yang dapat disyukuri, tetapi juga ikatan sosial dan rasa identitas komunitas yang dipupuk melalui tradisi.
Semoga segala rangkaian acara yang dilakukan berjalan dengan lancar dan memberikan berkah bagi seluruh masyarakat Desa Sugihwaras. (Supriyanto/red)

















