MBC INDONESIA
merdekabangsa.net – banyuwangi.
Bentangan Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter jadi simbol kekuatan untuk memenuhi tuntutan para sopir yang tergabung di GSJT (Gerakan Sopir Jawa Timur), juga hadir GAPIBER (Gabungan Sopir Indonesia Bersatu) beserta elemen sopir – sopir yang tergabung di All sopir bersatu.
“Kami dan rekan rekan datang dengan damai ke penyebrangan Ketapang ini, dengan tujuan mencari solusi mencapai mufakat terkait hal yang membuat keterlambatan dan kemacetan kendaraan di Ketapang ini”, kata Ridwan selaku Korlap (koordinator lapangan) dari GAPIBER.
700an lebih sopir yang hadir sambil membentangkan bendera raksasa sepanjang 500 meter, di jalan raya di depan pintu masuk ke kantor ASDP, sebagai bentuk aksi damai bertujuan harapannya satu yaitu,
Kedepannya tidak akan terulang kemacetan yang membuat mereka harus merugi, akibat dampak dari kemacetan yang terjadi.
Mereka harus menunggu berjam – jam saat di penyeberangan Ketapang Banyuwangi, menuju penyeberangan Gilimanuk Bali menunggu antrian untuk pengiriman barang yang mereka angkut.
“Syukur Alhamdulillah semua permohonan kami saat audensi dengan pihak ASDP dan instansi terkait, tercapai walau sedikit Alon, memakan waktu berjam jam,”ucap Suyitno, salah satu korlap yang mewakili rekan rekannya untuk bertemu dengan pihak – pihak yang bertanggung jawab.
Usai Suyitno menjelaskan hasil pertemuannya kepada ratusan rekan rekannya yang menunggu dengan sabar dan damai.
Ahirnya mereka ber-iringan kembali meninggalkan pelabuhan Ketapang dengan harapan hari esok harus lebih baik dari kejadian yang telah dialaminya. (Xball/red).

















