Berita  

Sedekah Bumi di Dusun Gebang, Desa Sukorejo: Menghormati Luhur Melalui Tradisi

admin
GridArt 20250704
banner 120x600
banner 468x60

MBC MERDEKABANGSA.NET Bojonegoro.

banner 325x300

Sedekah Bumi adalah tradisi yang melambangkan hubungan erat antara masyarakat dengan alam serta bentuk penghormatan terhadap leluhur. Di Dusun Gebang, Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur.

Acara ini dilaksanakan setiap tahun pada bulan Sasi Suro, dan pada tahun 2025, kegiatan tersebut jatuh pada hari Jum’at Pahing, tepatnya pada tanggal 4 Juli.

Lokasi acara ini yaitu di makam Eyang Demang Sarijo, sosok yang dihormati oleh masyarakat setempat.

Acara Sedekah Bumi di Dusun Gebang ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Sukardi, perangkat desa, serta undangan dari Forkopimcam Tambakrejo.

Kehadiran pihak-pihak tersebut menjadi simbol dukungan terhadap tradisi lokal yang kaya akan nilai-nilai spiritual dan sosial ini.

Sebagai kegiatan sakral, Sedekah Bumi tidak hanya berkisar pada aspek ritual, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat ikatan sosial antarwarga masyarakat.

Tradisi ini dilaksanakan secara turun-temurun, dan setiap kali diadakan selalu disertai dengan prosesi yang khas.

Masyarakat berkumpul di lokasi makam Eyang Demang Sarijo untuk berdoa dan mengucapkan syukur atas limpahan hasil bumi.

Tidak dapat dipungkiri, hasil pertanian dan produk lokal lainnya merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Dusun Gebang.

Sebagai ungkapan rasa syukur, mereka menyediakan berbagai jenis makanan yang kemudian dibagikan kepada semua yang hadir.

Makanan ini melambangkan kekayaan alam dan sebagai bentuk kasih sayang terhadap sesama.

Salah satu nilai yang diajarkan melalui acara Sedekah Bumi adalah pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Dalam konteks pertanian, masyarakat diajarkan untuk tidak hanya mengambil hasil alam, tetapi juga memberikan kembali sebagai bentuk penghormatan.

Tradisi ini mengingatkan setiap individu akan tanggung jawab mereka terhadap lingkungan.

Dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan penurunan kualitas tanah, nilai-nilai ini semakin relevan dan perlu dipertahankan.

Lebih jauh lagi, acara Sedekah Bumi menjadi platform bagi masyarakat untuk berpadu dalam solidaritas dan kebersamaan.

Saat berkumpul, warga saling berbagi cerita, pengalaman, dan harapan untuk masa depan.

Interaksi sosial semacam ini kian memperkuat jaringan komunitas yang solid, meningkatkan rasa memiliki akan budaya dan tradisi yang ada.

Sebagai kesimpulan, Sedekah Bumi di Dusun Gebang, Desa Sukorejo, bukan sekadar kegiatan ritual, melainkan sebuah pernyataan kolektif masyarakat dalam melestarikan keberagaman budaya dan tradisi.

Dalam setiap aspek dari pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya menghormati leluhur tetapi juga mengekspresikan rasa syukur atas rezeki yang diterima.

Dengan melanjutkan tradisi ini, harapan akan masa depan yang harmonis antara manusia dengan alam serta sesama pun dapat terwujud. (Bagus, jok/red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *