MBC MERDEKABANGSA.NET Bojonegoro
Kegiatan puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBRGM) XXII yang dilaksanakan di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 2 Juli 2025, merupakan momen penting yang dirangkai dengan perayaan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Ke-53.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, beserta rombongan, yang secara simbolis melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hadir juga Ketua PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, jajaran Forkopimda, staf ahli, asisten dan kepala OPD, tim penggerak PKK, camat dan kepala desa (sebagian menyaksikan secara streaming), Forkopimcam dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan keberlanjutan program pemerintah dalam menjaga kelestarian alam, tetapi juga menjalin interaksi sosial yang erat antarwarga masyarakat.
Penanaman pohon sebagai simbol harapan akan masa depan yang lebih baik menunjukkan bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, Bupati Setyo Wahono menekankan betapa pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan hidupnya serta memperkuat komitmen bersama untuk melakukan aksi nyata dalam melestarikan alam.
Selain penanaman pohon, kegiatan puncak BBRGM XXII ini juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim, pemberian insentif dan beasiswa, serta bantuan lainnya melalui program pemerintah.
Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa.
Pemberian santunan dan beasiswa adalah salah satu upaya untuk memberikan dukungan kepada mereka yang kurang mampu, sehingga mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menjelaskan bahwa semangat gotong royong adalah kunci untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian antarwarga masyarakat.
Budaya gotong royong yang terjalin di masyarakat merupakan fondasi yang kuat untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan sejahtera.
Melalui kegiatan seperti BBRGM dan HKG-PKK, masyarakat diharapkan dapat saling mendukung dan berkolaborasi dalam setiap aspek kehidupan, baik itu dalam kegiatan sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
Oleh karena itu, acara ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga merupakan pengingat akan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Bojonegoro sebagai daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya, memiliki peran strategis dalam memajukan pembangunan daerah.
Melalui kegiatan puncak BBRGM XXII ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya peran serta mereka dalam pembangunan berkelanjutan.
Dengan mengedepankan prinsip gotong royong, setiap individu diajak untuk berkontribusi, baik dalam proyek sosial maupun upaya pelestarian lingkungan.
Secara keseluruhan, kegiatan puncak BBRGM XXII yang dirangkai dengan HKG-PKK Ke-53 adalah contoh nyata bagaimana program pemerintah dapat diimplementasikan dengan baik melalui partisipasi masyarakat.
Nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan cinta lingkungan yang ditanamkan akan membuahkan hasil yang positif bagi masyarakat Bojonegoro.
Melalui momen ini, diharapkan juga muncul inspirasi bagi daerah lain untuk menerapkan budaya gotong royong dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan lingkungan yang dihadapi. (Bagus/red)

















