
MBC INDONESIA
merdekabangsa.net – bojonegoro.
Pelaksanaan Ujian tulis perangkat Desa yang diselenggarakan di Kecamatan Tambakrejo Bojonegoro, Hari ini Kamis pada tanggal (21/8/2025) di SMAN 1 Tambakrejo menjadi salah satu kegiatan penting bagi masyarakat setempat.
Kegiatan ini melibatkan enam (6) desa, yaitu Desa Napis, Desa Tanjung, Desa Tambakrejo, Desa Malingmati, Desa Turi, dan Desa Dolokgede.
Ujian ini dilaksanakan dari pagi hingga pukul 12.00 WIB dan merupakan bagian dari proses seleksi untuk pengisian perangkat desa di wilayah tersebut.
Kegiatan ujian tulis perangkat desa memiliki makna yang sangat strategis bagi pembangunan dan penguatan tata kelola pemerintahan di tingkat desa.
Perangkat desa merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan program-program pemerintah, sehingga pemilihan mereka harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel.
Keikutsertaan enam (6) desa dalam ujian ini menunjukkan adanya upaya kolaboratif antara desa-desa untuk menciptakan perangkat yang kompeten dan siap menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.
Dalam pelaksanaan ujian ini, pihak Kecamatan Tambakrejo berperan sebagai fasilitator yang menyediakan ruang ujian dan mengawasi pelaksanaan kegiatan.
Menurut pernyataan dari perwakilan Kecamatan Tambakrejo, (Kasi) , pihak kecamatan tidak terlibat dalam penilaian hasil ujian, melainkan hanya memastikan bahwa tempat dan prosedur ujian terselenggara dengan baik.
Informasi mengenai hasil nilai peserta ujian akan disampaikan langsung oleh panitia di masing-masing desa.
Saat di lokasi ujian, setiap Panitia Desa, pihak ke-tiga dan peserta berada diruangan dan dimungkinkan hasil nilai ujian telah diumumkan di hadapan peserta, diketahui kemudian dalam waktu berbeda, mereka keluar bersama dan langsung kembali menuju Desa masing-masing.
Pihak Panitia Desa dilokasi tidak membuka waktu atau ruang komunikasi dengan Awak media, melainkan langsung mengarahkan Informasi akan diberikan oleh Panitia di Desa Masing-masing, sehingga Awak media belum mengetahui secara jelas hasil ujian saat berada dilokasi tersebut.
Selanjutnya, Setelah Nilai ujian belum diketahui secara pasti, Awak media segera menelusuri ke masing-masing Kantor Desa dan baru mendapatkan pengumuman hasil Nilai ujian yang terpasang di Desa Napis dan Desa Malingmati, untuk Desa lainnya masih belum memasang pengumuman hasil nilai ujian tersebut.(21/8).
Sudah seharusnya kewajiban panitia di masing-masing Desa membuka waktu dan ruang transparansi publik secara langsung untuk menyampaikan hasil ujian, baik dilokasi ujian maupun berbentuk Pengumuman di Papan Informasi kepada masyarakat.
Ujian tulis ini bukan hanya sekadar prosedur administratif, tetapi juga merupakan titik tolak bagi perbaikan manajemen pemerintahan desa.
Hal ini juga mencerminkan prinsip demokrasi yang memberikan ruang publik bagi warga setempat untuk mengetahui pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan di desa.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini sudah seharusnya menggambarkan upaya pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan profesional di tingkat desa.
Keberhasilan ujian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi desa-desa yang terlibat, tetapi juga bagi pembangunan wilayah Kecamatan Tambakrejo secara keseluruhan.
Komitmen untuk menyelenggarakan ujian yang fair dan terbuka juga menjadi langkah awal dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat pemerintahan desa.
Secara keseluruhan, ujian tulis perangkat di Kecamatan Tambakrejo merupakan refleksi dari semangat pembangunan yang berlandaskan partisipasi masyarakat.
Dengan pemilihan perangkat desa yang dilakukan secara profesional, diharapkan akan tercipta pemerintahan yang lebih baik, lebih akuntabel, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Ags/red)
Artikel akan bersambung, Keterangan Panitia Hasil nilai ujian dari masing-masing Desa.

















